Pages

Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Sebuah Deskripsi Tentang Kebahagiaan



bahagia
            Kebahagiaan identik dengan sesuatu hal yang menyenangkan. Karena itulah setiap orang pasti menginginkan kebahagiaan dalam hidupnya. Namun kenyataannya tidak demikian. Tidak ada manusia yang selalu bahagia sepanjang hidupnya. Selalu ada duka yang melengkapi kebahagiaan itu sendiri. Sebagaimana Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan sifat saling melengkapi. Ada siang ada juga malam, ada laki-laki ada juga perempuan, begitu pula ada suka ada juga duka, dan lain sebagainya.
            Kebahagiaan menurut saya sangat bersifat relatif. Yakni tergantung bagaimana orang menginterpretasikan atau menafsirkan arti dari kebahagiaan itu sendiri. Banyak orang berpendapat bahwa dengan berlimpahnya materi dan tingginya jabatan mampu membuat segelintir orang atau mungkin mayoritas orang bisa bahagia. Namun tidak sedikit orang yang berbahagia dengan kehidupannya yang sederhana. Jika mungkin menurut orang dengan kasta sosial di atas rata-rata, banyaknya digit angka di dalam rekening pribadinya menjadi parameter kebahagiaannya, karena dengan pundi-pundi yang berlimpah tersebut ia bisa memenuhi hasrat duniawinya tersebut.

Haji dan Peningkatan Spiritualitas Seorang Hamba



Ibadah Haji, tujuan ibadah haji
          Suatu ritual peribadatan dalam agama apapun senantiasa bermuara pada suatu tujuan yaitu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Lebih jauh Islam menekankan bahwa suatu ibadah tidak hanya bernilai secara spiritual terhadap Tuhannya, namun dapat mencapai sektor sosial kemasyarakatan. Hal ini dapat terindikasi dari adanya perintah zakat sebagai bagian dari rukun Islam. Sebut saja tujuan itu adalah takwa. Sebagaimana diketahui bahwa takwa secara terminologi berarti menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.
            Salah satu ibadah yang kali ini sedikit dibicarakan adalah mengenai ibadah haji. Sebagai ibadah yang menempati posisi sebagai rukun Islam, haji menjadi suatu kewajiban bagi seseorang yang telah mampu secara lahir maupun batin, seperti kemampuan secara finansial juga kemampuan secara fisik. Tidak mudah memang untuk menggapai haji yang mabrur. Butuh biaya yang tidak sedikit, keharusan menempuh ribuan kilometer, dan dibutuhkan kondisi fisik yang prima. Tak ayal dalam ibadah jenis ini, tidak semua orang diberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji. Karena itulah para jamaah haji disebut juga sebagai tamu Allah. Layaknya seperti seorang tamu udangan, maka hanya yang memiliki undangan itu sajalah yang dapat menjadi tamu Allah.